Wednesday, 10 August 2016

Bagaimana Vaksin Dihasilkan?

Dalam buku The Consumer’s Guide to Childhood Vaccines, Barbara Loe Fisher, pengasas dan presiden pusat informasi vaksin nasional (yang didirikan untuk mencegah kerosakan tubuh dan kematian akibat vaksin melalui pendidikan umum) menjelaskan proses pembuatan vaksin sebagai berikut :

Vaksin Cacar : Perut anak lembu dicukur kemudian diberikan banyak torehan pada kulitnya. Kemudian virus cacar dititiskan pada torehan itu dan dibiarkan bernanah selama beberapa hari. Anak lembu tersebut dibiarkan berdiri dengan kepala terikat supaya tidak dapat menjilat perutnya. Kemudian anak lembu itu dikeluarkan dari kandang dan dibaringkan di atas meja. Perutnya memburuk dan bernanah, nanahnya diambil lalu dijadikan serbuk. Serbuk itu adalah bahan vaksin cacar, virus yang kebetulan terdapat pada anak lembu itu terbawa ke dalamnya. (Walene James, Pengarang Immunization: The Reality Beyond the Myth)


Macam-macam vaksin:

– Vaksin DPT (Difteria, Pertusis dan Tetanus)

– Vaksin DtaP (Difteria, Tetanus, dan Acellular Pertusis)

– Vaksin MMR (Campak, Beguk dan Rubela)

– Vaksin Polio hidup oral (OPV)

– Vaksin Polio tidak aktif (IPV)

– Vaksin Hepatitis B

– Vaksin Hib

– Vaksin Varicellazostrer (Cacar Air)

– Vaksin Cacar

No comments:

Post a Comment